Rabu, 13 Februari 2019

Hanya Rasa, Tak Lebih!

tiada yang bisa menggantikan mereka.
kenapa ada takdir hidup dan mati? 
gara-gara takdir itu, saya jadi tidak memiliki kebahagiaan dan nikmatnya dicinta dengan tulus sepanjang waktu.

cinta ku kini selamanya takkan menemukan tuannya. 
itulah mengapa kita harus memaknai, memahami dan menikmati rasa cinta, walau kadang dimulai dari sesuatu yang kecil.

bila sudah tiada, takkan ada lagi rasa yang sama bahkan muncul kerinduan yang begitu amat mendalam.

namun, kini ku harus meyakini kalau cinta ibu dan ayah adalah cinta yang abadi, walau memang rasa pedihnya ditinggalkanpun masih mengiringi dan masih begitu terasa. love!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar