Rabu, 07 Januari 2015

Batu Terjal Kehidupan Sang Ego

Manusia terlalu kikir menjalani alur kehidupan yang dijalani
Terlena dengan menatap langit yang indah dan terlupa...
Risih dengan batu terjal yang menerjang dihadapannya
Sombong dan terlalu melihat keatas
Kerikil yang menusuk  tapal kaki sungguh sakit
Versi melankolis, mata pun bisa tergenang dan berurai
Risih dan ingin akhiri semuanya
Sungguh #egomanusia sungguh tinggi
Dasar laut yang sangat dalam

Dan mulai terlupakan...

Apa yang sebetulnya dilupakan?
Hanya ada satu jawaban, yakni TUHAN.

Setajam apapun kerikil yang menusuk, kerikil pun takkan merasuk kedalam paru - paru
Sesedih apapun manusia menangis, air mata takkan habis
Tapi tak sadar, kesakitan itu bukan datang sebagai musibah tapi keniscayaan

Mata yang suntuk
Hidung yang mulai tersumbat
Tenggorokan yang mulai mengering
Api rokok tetap memakan tembakau didalamnya

Banyak keluhan dari sang ego dan sang sombong
Merasa mampu tanpa Tuhan?
#KunFayaKun

Sesempit apapun lorong yang ada didepan manusia, dengan adanya TUHAN, maka kesempitan ini akan menjadi samudera yang luas
Peluang sesukar apapun dalam nalar manusia, tetap menjadi persoalan mudah bagi TUHAN.
Kita sungguh fakir dihadapan Tuhan.

Tak perlu menyombongkan diri mampu untuk menerjang arus

Tuhan pembuat skenario Maha Agung
Tuhan memiliki Al Qur'an sebagai karya sastra yang Maha Agung
Menjadi pedoman dan arahan bagi umat manusia

Wallahu 'alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar