Rabu, 23 Oktober 2013

Wakil Rakyat Lupa Daratan


Negara ini seperti dipermainkan oleh para kaum intelegensia. Negara ini bukan boneka kayu. Yang semena – mena di gerakkan dan dipermainkan. Jenuh rasanya memandang polemik mengenai dua hal di negeri ini, uang dan kekuasaan. Legislatif merupakan posisi yang selalu di rebutkan di kala pesta demokrasi di mulai. Lantas apa yang melatar belakangi arogansi ketertarikan untuk meraih kursi tersebut. Apa sebuah kepolosan dengan dalih demi kesejahteraan rakyat dan memperjuangkan hak rakyat masih berlaku?  Saya rasa tidak!.
Menjelang Pemilu 2014, mereka calon legislatif akan merengek untuk di pilih dan menjanjikan bermilyaran harapan. Tapi ketika keberuntungan berpihak, ternyata mereka terpilih akan tetapi semuanya menjadi kelabu bahkan hanya rintihan yang tetap di rasakan rakyat.
Jangan sombong sahabatku, kalian di sana membawa amanah rakyat. Kalian di sana membawa visi rakyat. Kalian di sana bukan untuk berfoya – foya. Kalian hanyalah perwakilan yang menjadi delegasi rakyat dalam semarak sistem demokrasi yang dianut Negara ini.
Dimana visi rakyat yang kalian perjuangkan? Dimana kesejahteraan rakyat yang selalu kalian dengungkan? Lalu hal mana yang kalian perjuangkan ? Sebuah omong kosong saja!!!
Jadikan DPR  sebagai pilar konstruktif bagi kemajuan bangsa ini, bukan menjadi lahan industri keserakahan yang senantiasa menggoda kalian. Buang anggota legislatif ‘nakal’ ke dalam keranjang sampah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar